Beranda > Berita Korea > PETUNJUK PELECEHAN SEKSUAL DITEMPAT KERJA UNTUK PEKERJA ASING

PETUNJUK PELECEHAN SEKSUAL DITEMPAT KERJA UNTUK PEKERJA ASING

Korea adalah sebuah negara hukum yang ketaatannya akan peraturan perundang-undangan sangatlah tinggi.sebagai negara hukum yang menjamin hak-hak penduduknya tidak terkecuali penduduk atau warga pendatang yang datang menjadi pekerja migran,Korea juga membuat suatu undang-undang ketenagakerjaan,khususnya undang-undang tenaga kerja asing.Selain Undang-undang ketenagakerjaan warga asing,Korea juga mengeluarkan suatu undang-undang tentang peraturan pelecehan seksual di tempat kerja,bagaimana Undang-undangnya,kita simak aja ya….

Plecehan sexApa yang di maksud “pelecehan seksual di tempat kerja”?
Yang di maksud dengan pelecehan seksual di tempat kerja adalah pemilik perusahaan,atasan,ataupun pekerja yang menggunakan kedudukannya ataupun masalah yang berkaitan dengan kerja membuat pekerja lain merasa benci atau jijik dengan perbuatan atau perkataan yang berhubungan dengan masalah seks dan di mana karena permintaan atau keinginannya tidak di tanggapi sehingga membuat kerugian terhadap masalah hubungan kerja.( Hukum keadilan kerja pria dan wanita pasal 2 ayat 2)
Cara menanggapi apabila mendapat kerugian atas pelecehan seksual

  1. Memberikan tanda atau kehendak ketidaksukaan yang pasti terhadap pelaku apabila mendapat perlakuan pelecehan seksual.
  2. Apabila sukar memberikan tanda ataupun kehendak ketidaksukaan,maka bisa dengan mengirim surat kepada pelaku supaya menghentikan kelakuannya tersebut.
  3. Apabila tanda atau kehendak ketidak sukaan juga tidak di hiraukan maka tanggal terjadinya pelecehan seksual,jam,tempat,cerita kejadian,perasaan dan lainnya haruslah di catat dengan terperinci.
  4. Walaupun sudah menunjukan protes atau perlawanan terhadap pelaku akan tetapi tidak ada perbaikannya maka cepatlah minta bantuan atasan atau penasehat untuk merundingkan masalah tersebut kepada pemilik perusahaan.
  5. Walaupun sudah melapor masalah kesulitan tersebut ke perusahaan akan tetapi tidak ada penyelesaiannya maka cepat melapor ke kantor Depnaker daerah dengan menyerahkan surat permohonan tertulis ataupun cara lainnya menurut jalur hukum.

Cara korban mendapatkan hak atau bantuan hukum

  • Mendaftar untuk bantuan hukum di kantor Depnaker daerah
    Apabila tidak ada hukuman terhadap pemilik perusahaan atas perlakuan pelecehan seksual yang di lakukannya,ataupun  mendapat kerugian atas masalah kerja ( dipecat,diliburkan,dipindah kerja,dipotong gaji dan lainnya )karena alasan korban telah melapor untuk mendapatkan hak bantuan hukum,maka korban dapat melapor ataupun menggugat kembali pada badan yang berkaitan dikantor Depnaker daerah.
  • Mendaftar bantuan kepada dewan pengurus hubungan tenaga kerja
    Korban pelecehan seksual dapat melaporkan dan mendapat bantuan dari dewan pengurus hubungan tenaga kerja apabila karena masalah pelecehan seksual korban di pecat,diliburkan,di berhentikan,dipindah kerja,gaji di kurangi,dll.

Pencegahan pelecehan seksual di tempat kerja adalah kewajiban pemilik perusahaan

  1. Pemilik perusahaan haruslah mengadakan pendidikan mengenai masalah pencegahan pelecehan seksual diatas 1kali dalam setahun.
  2. Pemilik perusahaan tidaklah boleh melakukan perbuatan pelecehan seksual ditempat kerja terhadap pekerja yang ada.
  3. Pemilik perusahaan haruslah segera memberikan sangsi dan sebagainya kepada pelaku pelecehan seksual.
  4. Pemilik perusahaan tidak boleh memberikan kerugian atas masalah kerja terhadap korban terhadap korban ataupun orang ke-3 dari pelecehan seksual karena alasan telah menuntut masalah kerugian yang berkaitan dengan pelecehan seksual tersebut.

* Pemilik perusahaan akan didenda 3juta~10juta won kebawah apabila tidak mentaati kewajiban seperti ayat 1~3,dan akan dipenjara dibawah 3tahun ataupun denda 20juta won kebawah apabila tidak mentaati kewajiban seperti ayat 4.
Hal seperi di bawah ini adalah merupakan wujudan “pelecehan seksual di tempat kerja “

  • Apabila terjadi oleh pemilik perusahaan,atasan.ataupun pekerja terhadap pekerja lain.
    Pemilik perusahaan ataupun atasan yang dapat menggunakan kedudukan/jabatannya didalam tempat kerja (termasuk pekerja pengganti/darurat),ataupun pekerja biasa bisa saja menjadi pelaku,sedangkan bawahan,teman kerja ataupun pekerja wanita biasanya sering menjadi korban,pria juga bisa menjadi korban.
  • Terjadi karena masalah yang berkaitan dengan kerja ataupun karena penggunaan jabatan di tempat kerja.
    Apabila terjadi karena pelaku pelecehan seksual menggunakan jabatannya di tempat kerja ataupun masalah yang berkaitan dengan kerja,maka bisa saja tidak hanya di dalam tempat kerja ataupun didalam jam kerja,akan tetapi sewaktu dinas luar ataupun di dalam mobil,pesta makan perusahaan yang berhubungan dengan kerja dan lainnya diluar tempat kerja/perusahaan ataupun diluar jam kerja yang dimana adalah merupakan wujudan pelecehan seksual ditempat kerja.
  • Apabila dengan perbuatan ataupun perkataan cabul membuat orang lain menderita kerugian,merasa malu karena direndahkan atau terhina,perasaan jijik atau benci.

sexual-harassmentBermacam bentuk dari “pelecehan seksual ditempat kerja”

  • Kelakuan dengan tubuh

–Memeluk atau mencium,memeluk dari belakang dan kelakuan lainnya yang berkaitan dengan hubungan anggota badan.

–Menyentuh dada,pantat dan bagian anggota tubuh lain yang khusus.

–Memaksa untuk membelai ataupun memijat.

  • Kelakuan dengan bahasa

–Bercanda yang cabul ataupun bercerita yang tidak senonoh atau tidak sopan (termasuk perkataan di telepon)

–Menilai atau mengkiaskan wajah dengan perihal seks.

–Menanyakan masalah yang berhubungan dengana seks ataupun sengaja membuat gosip yang berkaitan dengan seks.

–Memaksa untuk berhubungan seks ataupun memikat seseorang.

–Memaksa untuk supaya menuangkan minuman keras sewaktu pesta makan perusahaan.images

  • Kelakuan dengan penglihatan

–Menggantungkan atau memperlihatkan foto,coretan,atau gambar cabul (termasuk juga semua yang menggunakan komputer atau faximile dan peralatan lainnya)

–Dengan sengaja memperlihatkan ataupun menyentuh bagian tubuh sendiri yang khususyang berhubungan dengan seks.

  • Lain-lain

–Kelakuan ataupun perkataan yang dapat menimbulkan perasaan jijik ataupun benci,perasaan malu ataupun terhina didepan masyarakat umum.

Konsultasi telepon : 02-849-6622 ( Pusat bantuan untuk pekerja asing Korea ) 1350 ( Depnaker Sintesis Nasihat Center )
Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: