Beranda > Berita Korea > Proyek Taksi Ramah Lingkungan, Seoul

Proyek Taksi Ramah Lingkungan, Seoul

Layanan taksi hibrida ramah lingkungan diperkenalkan di Korea untuk pertama kali. Pemerintah Daerah Metropolitan Seoul telah menandatangani sebuah perjanjian dengan Hyundai-Kia dan assosiasi layanan jasa taksi untuk meluncurkan layanan taksi hibrida di derah ibukota, dan uji cobanya sudah dimulai sejak Kamis 3 Desember kemarin. Ada 5 perusahaan taksi yang dipilih, masing-masing akan mengoperasikan 10 taksi dalam 1 atau 2 tahun kedepan.

Hibrida adalah mesin yang menggunakan perpaduan bahan bakar dengan tenaga listrik. Taksi hibrida itu akan menggunakan bahan bakar dengan motor listrik dengan baterai polimer lithium. Penggunaan mobil hibrida lebih baik dari pada mobil non-hibrida dalam hal keefisienan energi, kinerja mesin dan pengurangan emisi gas.

Sebuah taksi hibrida diharapkan akan dapat mengurangi gas rumah kaca sebanyak 6 ton dalam setahun jika dibandingkan dengan taksi biasa. Artinya, emisi gas karbon dioksidanya separoh lebih sedikit daripada emisi taksi biasa, sementara emisi karbon monoksida dan nitrogen oksida hanya sepertiga dan sepersepuluh dari mobil biasa. Lebih jauh lagi, jenis kendaraan ini dilengkapi dengan fungsi ISG, yaitu mesin mati secara otomatis saat berhenti dan hidup saat akan berjalan kembali, sehingga dapat mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi gas secara drastis terutama saat mengendarai di dalam kota.

Layanan taksi hibrida percontohan ini merupakan awal dari proyek ramah lingkungan dimana pemerintah Seoul berniat mengganti semua kendaraan yang digunakan kantor pemerintah, bus dan taksi dengan “mobil hijau” yaitu mobil listrik dan hibrida pada tahun 2020. Akhir-akhir ini penggunaan taksi hibrida semakin meningkat di kota-kota besar dunia, dan kabarnya taksi di New York yang biasa disebut “yellow cab” akan diganti secara keseluruhan dengan mobil hibrida pada tahun 2012.

Namun sekarang yang menjadi masalah adalah harga. Harga mobil hibrida yang mahal akan menjadi beban besar bagi perusahaan taksi. Akan tetapi dari sudut pandang jangka lama, taksi hibrida akan membantu mengatasi masalah lingkungan dan mengurangi biaya operasional, yang pada akhirnya akan memperbaiki kondisi keuangan perusahaan taksi.

Jika semua taksi konvensional dapat diganti dengan taksi hibrida atau listrik pada tahun 2020 sebagaimana di jadwalkan, maka Seoul akan terlahir kembali sebagai kota maju ramah lingkungan. Tentunya untuk mencapai hal itu dibutuhkan upaya-upaya keras.(*Sumber:KBS World )

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. 25 Juli 2011 pukul 11:52 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: