Beranda > Berita Korea > Ombak Laut Menjadi Listrik

Ombak Laut Menjadi Listrik

«Pencarian kesempatan emas dari laut
Ungkapan laksamana Inggris Alfred Mahan pada abad 19, yaitu “penakluk laut dapat menguasai dunia” mengandung arti betapa pentingnya laut bagi umat manusia. Tetapi, munculnya era pesawat terbang yang membuka zaman penerbangan di udara, mengakibatkan semakin lenyapnya arti penting laut. Setelah itu, laut kini bangkit kembali dari tidur lamanya, selama 100 tahun belakangan ini. Laut sedang mendekati kita semua, sebagai sarana baik untuk mengembangkan ekonomi hijau yang ramah lingkungan hidup. Apa sebabnya umat manusia sedang mencari masa depannya dari laut?

«Sumber utama energi, laut
Ombak baik kecil maupun besar di laut yang bergerak tak henti-hentinya, menunjukkan kekuatan yang ajaib tak ada batas. Kekuatan itu adalah energi yang konsisten. Menurut IEA, Asosiasi Energi Internasional, jumlah potensi pembangkit listrik tahunan di laut berkisar sekitar 93.000 Tetra Watt Jam (TWh), atau 5 kali lipat lebih besar dari pada jumlah pembangkit listrik tahunan dunia, yakni 17.000 TWh. Jumlah itu dapat dikatakan relatif kecil dibandingkan dengan energi matahari, tapi dapat mencukupi kebutuhan energi umat manusia di atas bumi ini. Energi laut dapat dimanfaatkan selama-lamanya tanpa batas waktu, bahkan bebas polusi apapun, tanpa mengeluarkan gas karbondioksida. Sementara itu, pembangkit listrik surya memerlukan areal yang luas untuk mengkonsentrasikan sinar matahari, dan pembangkit listrik angin harus dibangun di lokasi terpencil, misalnya bukit, gunung atau tepi laut. Tetapi pembangkit listrik ombak laut tidak mempunyai batasan apapun dalam proses pembangunannya, karena didirikan di tengah laut. Untuk mengembangkan energi laut, kegiatan riset terkait sedang aktif dilancarkan.

«Berbagai cara untuk memanfaatkan laut
Pembangkit listrik laut yang memanfaatkan selisih antara air laut pasang dan surut, merupakan cara terkenal untuk memanfaatkan energi laut. Waktu air laut pasang, pintu bendungan di tepi pantai dibuka untuk menampung air laut, kemudian pintunya dibuka kembali pada waktu air laut surut, untuk mengeluarkan airnya, sehingga dapat memutar baling-baling motor pembangkit listrik. Selain itu, air laut yang mengalir dengan deras, dapat membangkitkan listrik dengan memasang kincir air, untuk memperoleh energi bersih dan relatif murah, tanpa merusak lingkungan alam, serta tidak usah membangun bendungan raksasa. Apabila kita menaruh sebuah tong yang kosong di atas ombak laut, tong itu bergerak tak henti-hentinya, akibat adanya koeksistensi energi potensial dan energi kinetik dari ombat laut. Dengan kata lain, kita dapat membangkit listrik di atas ombak dengan memanfaatkan gerakan turun-naik air laut. Selain itu, pemasangan fasilitas pembangkit listrik tenaga angin di atas permukaan laut, dapat menghasilkan listrik yang lebih efisien dari pada jika dipasang di permukaan tanah, karena angin di atas laut lebih kencang dari pada diatas tanah. Ditambah lagi, selisih tekanan udara antara air laut dengan air tawar juga dapat dimanfaatkan untuk membangkit listrik.

«Komersialisasi energi laut
Untuk memanfaatkan laut secara sistematis dan efisien, masih memperlukan waktu dan usaha semaksimal mungkin, karena kita harus memasang instalasi khusus dan terlebih dahulu mengatasi berbagai unsur yang berbahaya di laut. Dengan kata lain, kita masih mengalami kekurangan infrastruktur dan teknologi untuk menggunakan energi dari laut. Sebagaimana anda ketahui, Semenanjung Korea, dikelilingi oleh laut yang dapat membangkitkan listrik sebesar 14 juta Kilowatt, antara lain, kekuatan ombak 6 juta 500 ribu KWh, kekuatan pasang-surut 6 juta 500 ribu KWh dan kekuatan aliran air laut 1 juta Kilowatt.
Sdr. saat ini Korea Selatan sedang membangun pembangkit listrik di Uldolmok, propinsi Jeolla Selatan, di tepi danau Sihwa dan di pulau Jeju dengan memanfaatkan air laut, dalam rangka mencari energi baru yang bersih dan bebas polusi.

(*Sumber:Kbs World )
Iklan
  1. 21 Juni 2010 pukul 3:07 pm

    Ombak Laut Menjadi Listrik,,,,
    ide yanng cukup bagus,,,,mellihat geografis Indonesia memenuhi syarat tersebut.

    Suka

  1. 25 Juli 2011 pukul 11:52 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: