Beranda > Kesehatan > 8 Hal Yang Fatal Bila Dilakukan Sehabis Makan

8 Hal Yang Fatal Bila Dilakukan Sehabis Makan

Kita tahu bahwa makan dan minum yang tidak sehat dapat menimbulkan penyakit-penyakit yang “mengerikan”. Tetapi banyak dari kita yang tidak tahu bahwa ada beberapa kebiasaan yang tidak baik dilakukan setelah makan. Bila dibiarkan atau terus dilakukan, hal-hal tersebut dapat menjadi “pembunuh” yang sewaktu-waktu dapat menimpa kita. Hal-hal tersebut adalah:

* Makan buah. Kebiasaan makan buah setelah makan ternyata adalah kebiasaan yang sangat keliru! Buah yang masuk setelah makanan akan terhambat oleh makanan sehingga tidak bisa dicerna oleh tubuh. Hal ini dapat menyebabkan buah terfermentasi dan busuk di lambung, sehingga menyebabkan gangguan pencernaan.

* Minum teh pekat. Teh dapat mengencerkan getah lambung, akibatnya mempengaruhi pencernaan. Teh juga mengandung asam tanat, yang bisa bersatu dengan protein yang belum sempat dicerna sehingga menghasilkan sedimen yang sangat sulit dicerna. Jika keadaan demikian berlangsung lama maka akan menyebabkan anemia karena kekurangan zat besi.

* Merokok. Merokok sehabis makan 10 kali lipat lebih berbahaya daripada merokok di saat-saat biasa. Hal ini disebabkan karena darah akan lebih cepat beredar setelah makan, sehingga banyak zat-zat yang tidak baik pada rokok diserap oleh tubuh. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan hati, otak besar dan pembuluh darah jantung.

* Mandi. Mandi menyebabkan volume aliran darah pada permukaan kulit menjadi besar, dan volume aliran darah pada usus menjadi kecil. Hal ini mengganggu pencernaan.

* Mengendorkan ikat pinggang. Hal ini dapat menyebabkan turunnya tekanan di rongga perut dan memaksa lambung turun (terjuntai).

* Berjalan-jalan. Berjalan-jalan sesudah makan akan mempengaruhi saluran pencernaan terhadap serapan gizi. Terutama manula, fungsi jantung akan melemah, penyempitan pembuluh darah, tekanan darah menurun dan lain-lain.
* Berkaraoke. Bernyanyi dapat menyebabkan sekat ronga badan pindah ke bawah, beban rongga perut bertambah, jika ringan akan menyebabkan pencernaan buruk, dan jika berat akan menyebabkan gangguan pada lambung dan gejala penyakit lainnya.
* Mengemudikan mobil. Setelah makan, kebutuhan darah di rongga perut sangat besar, karena itu, suplai darah ke otak sedikit menurun, tetapi kekurangan yang sedikit ini cukup untuk menyebabkan kesalahan operasional dalam berkendara.

Iklan
  1. donvitoanggreyanto
    20 Desember 2009 pukul 10:05 pm

    terima kasih mas-mas dan mbak-mbak, sering-sering main ke blog saya yah.. 🙂

    Suka

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: