Beranda > Berita Korea, Berita tekhnologi > Material Padat yang Paling Ringan di Seluruh Dunia, Aerogel

Material Padat yang Paling Ringan di Seluruh Dunia, Aerogel

»Lenyapnya masa plastik
Umat manusia sudah lama menggunakan bahan alami, misalnya batu, kayu, besi dan kulit binatang dalam kehidupan. Tetapi dalam proses pengolahan material alami itu tetap dibutuhkan waktu dan biaya yang cukup besar. Untuk mencegah keadaan demikian, umat manusia berhasil mengembangkan material polimer tinggi yang terdiri dari lebih dari 10 ribu molekul lebih, termasuk bahan plastik. Selama ini, bahan plastik memberikan berbagai manfaat dalam kehidupan sehari-hari umat manusia. Sejak bahan nilon diciptakan oleh perusahaan Dupont Amerika Serikat pada tahun 1935, jangkauan penggunaan material kombinasi polimer tinggi, terus menyebarluas sampai keseluruh bagian kehidupan sehari-hari umat manusia. Meskipun bahan plastik membawa berbagai efisiensi dan kemudahan, namun dampak negatifnya dapat menimbulkan berbagai masalah polusi lingkungan hidup. Adakah bahan material baru, sebagai pengganti plastik?

»Aerogel, bahan impian
Seluruh ilmuwan sedang menaruh perhatian khusus pada Aerogel. Istilah Aerogel terdiri dari 2 kata, yakni aero yang berarti udara dan gel yang berarti struktur 3 dimensi. Berat Aerogel, hanya 3 kali lipat lebih berat daripada udara. Dengan kata lain, material padat yang paling ringan di seluruh dunia. Bagian luar Aerogel terlihat seperti agar-agar yang semi transparan. Tetapi, bagian dalamnya terdiri dari kombinasi serat ultra tipis, se per sepuluh ribu ukuran rambut, namun dapat menahan sirkulasi udara. Aerogel dapat menjamin penghantaran sinar dengan lancar. Bahan Aerogel dapat menahan suhu udara seribu derajat selsius di atas nol, menahan bunyi dan mempunyai daya tahan lama yang istimewa. Dengan ciri khas itu, Aerogel diberinama material baru generasi penerus dan material impian. Apa sebabnya, hingga sekarang bahan Aerogel belum memasuki tahap komersialisasi, sejak dikembangkan pada tahun 1930-an lalu.

»Kelahiran dan kebangkitan Aerogel
Pada tahun 1931, Aerogel untuk pertama kali diciptakan melalui proses kombinasi dan pengeringan unsur kaca berupa gel dari gelas air yang dicampur dengan alkoxide dan silikadioksida, di bawah tekanan udara 150. Tetapi, bahan Aerogel pada waktu itu, mempunyai kelemahan, yakni mudah dipecahkan, meskipun ada keunggulan, yakni daya tahan yang tinggi terhadap panas, listrik dan bunyi. Ditambah lagi, membutuhkan waktu dan biaya cukup besar untuk memproduksi Aerogel menjadi penyebab utama sulit mewujudkan komersialisasi Aerogel. Pada tahun 2003, seorang doktor Korea Selatan, Lee Gang Pil, berhasil mewujudkan komersialisasi Aerogel. Doktor Lee berhasil mengembangkan teknologi baru untuk memproduksi Aerogel secara massal, melalui proses penambahan serat khusus pada Aerogel yang menjamin sifat tidak mudah pecah.

»Penggunaan Aerogel tak ada batas
Material konstruksi merupakan salah satu bidang yang cepat menerapkan komersialisasi Aerogel. Aerogel yang relatif lebih ringan dibandingkan dengan bahan material konstruksi sebelumnya, dan tingginya tingkat penghantaran sinar matahari yaitu sebesar 94 persen membuat Aerogel dapat menciptakan bangunan yang hangat dan terang. Bahan Aerogel juga dapat digunakan pada proses pembuatan baju astronot atau pesawat ruang angkasa. Pada tahun 2006, pesawat ruang angkasa Amerika Serikat, ‘Stardust’ yang dipasangi Aerogel pada bagian luarnya, berhasil mengumpulkan material ruang angkasa. Perusahaan Cabot Amerika Serikat kini memusatkan perhatiannya untuk membuat kapal tangki gas alam cair, LNG dengan menggunakan Aerogel. Ditambah lagi, Aerogel dapat diterapkan untuk berbagai produk, antara lain sarung tangan ski, material tahan api, lapisan baja khusus dan papan baja anti serangan torpedo, dll. Dengan demikian, Aerogel kini membuka era baru material khusus pada abad ke-21 ini.(Kbs World )

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. 25 Juli 2011 pukul 11:52 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: