Beranda > Berita Korea, Berita tekhnologi > Datangnya Era Televisi 3 Dimensi

Datangnya Era Televisi 3 Dimensi

»‘CES 2010’ membuka era televisi 3 dimensi
Consumer Electric Show, CES merupakan satu-satunya pameran produk elektronik terbesar di dunia, yang memamerkan produk-produk teknologi canggih. Dalam CES tahun 2010 yang berlangsung mulai tanggal 7 hingga 10 Januari 2010 di Las Vegas, Amerika Serikat, televisi 3 dimensi, menjadi pusat perhatian. Perusahaan-perusahaan elektronik internasional, termasuk Samsung dan LG dari Korea Selatan, Sony dan Sharp dari Jepang memamerkan teknologi televisi 3 D mereka. Sejumlah besar pengunjung yang mengenakan kaca mata khusus menyaksikan adegan-adegan televisi 3 D.
Sebagaimana kita ketahui, dalam CES selama ini, televisi 3 dimensi hanya sebagai produk pameran saja. Apa sebabnya televisi 3 dimensi menjadi sasaran produksi utama bagi kalangan industri elektronik?
»Teori adegan hidup, televisi 3 D
Televisi 3 dimensi adalah teknologi siaran televisi baru melalui penambahan satu dimensi. Tayangan televisi yang sekarang kita nikmati hanya terdiri dari 2 dimensi, lebar dan tinggi. Jarak antara mata kiri dan kanan manusia, rata-rata 6,5 sentimeter mengakibatkan perbedaan sudut penglihatan terhadap sasarannya. Sudut penglihatan yang terdiri dari 2 dimensi yang berbeda itu, dikirim ke otak manusia melalui selaput jala untuk membentuk imaji 3 dimensi, berlandaskan perspektif dan realita.

Teori pembuatan adegan 3 dimensi dikembangkan oleh Charles Wheatstone, ilmuwan Inggris pada tahun 1833 lalu. Dia berhasil mengembangkan instalasi yang dipasangi 2 buah cermin berbentuk huruf V untuk melihat sasaran dalam waktu bersamaan dengan 2 sudut, yakni mata kiri dan kanan. Melalui instalasi itu yang diberinama stereoskofik, manusia dapat menciptakan imaji 3 dimensi untuk pertama kali.
»Pengembangan televisi 3 D
Teknologi 3 D terus berkembang bersama dengan industri perfilman. Alat proyektor imaji 3 dimensi dikembangkan pada tahun 1855 dan untuk pertama kali, film 3 dimensi ditayangkan di New York Amerika Serikat pada tahun 1915. Sejak itulah, sejalan dengan datangnya era televisi, film 3 dimensi terus menarik perhatian khusus dari penonton, sebagai media massa ideal termasuk film 3 dimensi ‘Bwana Devil’ pada tahun 1952.
Akan tetapi, akibat kelemahan dan kekurangan teknologi pada waktu itu, para penonton yang menonton film 3 dimensi saat itu mengalami sakit kepala dan muntah – muntah, mengakibatkan lenyapnya film itu sejak pertengahan tahun 1950-an lalu.
Sementara itu, film berjudul ‘Avatar’ akhir-akhir ini berhasil membangkitkan kembali film 3 dimensi. Film ‘Avatar’ yang disutradarai oleh James Cameron, berhasil menciptakan adegan-adegan 3 dimensi dengan sempurna, misalnya munculnya tank-tank secara mendadak, gunung yang terapung, efek yang luar biasa bagi pohon raksasa dan rasa seakan terjatuh ke jurang yang curam. Dengan kata lain, film ‘Avatar’ berhasil mengubah arti menonton film dari tingkat hobi menjadi suatu eksperimen. Keberhasilan film ‘Avatar’ kini mendorong pengaktifan industri televisi 3 dimensi.
»Realita televisi 3 dimensi
‘CES 2010’ menjadi suatu kesempatan baik untuk membangkitkan kembali imaji 3 dimensi. Perusahaan Samsung Elektronik Korea Selatan dalam ‘CES 2010’ memamerkan solusi terpadu 3 D, dengan Televisi LED, Player Blue Ray dan Home Theater. Sementara LG Korea Selatan memamerkan Televisi LED 55 inch dan proyektor raksasa 3 D. Selain itu, perusahaan elektronik Jepang, termasuk Sony dan Toshiba memperkenalkan produk elektronik yang menerapkan teknologi 3 dimensi.
Namun demikian, televisi 3 dimensi masih menghadapi berbagai tantangan besar, misalnya kekurangan kontent siaran dan keterbatasan penggunaan kaca mata khusus bagi adegan 3 dimensi, serta harganya yang mahal. Tetapi, tahun 2010 ini nampaknya akan menjadi titik tolak penting untuk membangkitkan kembali era televisi 3 dimensi.(Kbs World)
Iklan
  1. 14 Januari 2010 pukul 8:52 am

    ke depan…bukan saja 3 dimensi tapi virtual machine…jahlebih hebat. http://mobil88.wordpress.com

    Suka

  1. 25 Juli 2011 pukul 11:52 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: