Beranda > Kesehatan > Studi: Lemak di Pinggul Itu Sehat

Studi: Lemak di Pinggul Itu Sehat

Lemak di pinggul lebih sehat daripada di sekitar usus, menurut penelitian baru. Lemak pada bagian belakang dan paha bahkan bisa membantu melindungi terhadap penyakit.
Kesimpulan itu berasal dari tinjauan yang merangkum berbagai penelitian tentang dampak kesehatan yang berbeda terkait cadangan lemak dalam tubuh, terutama di sekitar pinggul dan paha.
“Fakta bahwa distribusi lemak tubuh cukup penting bagi kesehatan telah dikenal akhir-akhir ini,” kata  Konstantinos Manolopoulos, peneliti dari University of Oxford di Inggris.
Artikel baru ini meringkas sebuah hasil penelitian yang menunjukkan bahwa lemak pinggul dan paha dapat membantu mengurangi risiko diabetes dan penyakit jantung. Artikel itu juga menunjukkan sebuah mekanisme untuk mendapatkan keuntungan itu.
Langkah berikutnya adalah untuk mengetahui bagaimana tubuh kita memutuskan tempat untuk menyimpan lemak, misalnya, di dalam perut versus di pinggul. “Setelah hal ini dipahami maka orang bisa berpikir tentang pendekatan terapeutik untuk menggunakan hal itu,” kata Manolopoulos kepada LiveScience. “Mungkin untuk menggunakan cara itu dalam cara preventif dengan mendistribusikan kembali lemak.”
Manolopoulos dan rekan-rekannya merinci temuan mereka pekan ini dalam International Journal of Obesity.

Lemak tidak diciptakan sama
Dalam studi-studi itu, para peneliti menemukan bahwa tidak semua lemak diciptakan sama.
Lemak perut dianggap lebih aktif secara metabolis daripada lemak di bagian bawah tubuh. Meski itu kedengarannya bagus, karena lemak ini mudah rusak, namun hasilnya adalah pelepasan zat yang disebut cytokines, yang dikaitkan dengan penyakit kardiovaskular, resistensi insulin dan diabetes.
Bahkan, penelitian pada tikus yang dilaporkan pada tahun 2008 menunjukkan bahwa lemak perut meningkatkan peradangan dan berhubungan dengan pengerasan pembuluh darah – yang diketahui meningkatkan risiko serangan jantung.
Tetapi para ilmuwan berpikir bahwa lemak di tubuh bagian bawah, seperti di sekitar pinggul dan paha, menghasilkan hormon yang bermanfaat melindungi penyakit-penyakit ini, meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan harapan ini.
Selain itu, lemak di tubuh bagian bawah juga menjebak asam lemak. Sementara penyimpanan jangka panjang lemak ini dapat membuat sulit untuk melangsingkan bokong dan paha Anda, namun ternyata hal itu sehat untuk Anda jika lemak-lemak itu tetap ada.
“Jika asam lemak tidak disimpan dalam lemak, tetapi disimpan dalam organ-organ lain seperti hati atau arteri, ini membuat Anda rentan untuk mengembangkan diabetes dan penyakit jantung,” kata Manolopoulos.
Bukti lemak di pinggul sehat
Dia mengatakan bukti yang paling menarik terkait hal ini berasal dari studi populasi yang menunjukkan individu memiliki lebih banyak lemak di daerah belakang ini semakin kecil kemungkinan mereka mengembangkan diabetes dan penyakit jantung di kemudian hari.
Bukti lain termasuk kasus sindrom Cushing, di mana pasien kehilangan lemak pinggul dan paha sementara memperoleh lemak perut. Pasien ini diketahui memiliki peningkatan risiko diabetes dan penyakit jantung.
Para ilmuwan tidak yakin bagaimana tubuh memutuskan tempat untuk menyimpan lemak, tapi diperkirakan hal itu sebagian terkait genetik.
Pengaruh genetik dapat dilihat pada perbedaan gender terkait bagaimana lemak disimpan, di mana perempuan jauh lebih sehat dengan lemak di bagian bawah tubuh dibandingkan laki-laki. Dan perempuan memiliki risiko yang lebih rendah terkait penyakit jantung, kata Manolopoulos.
“Selama anda adalah perempuan dan hormon anda adalah hormon perempuan, anda terlindungi dari penyakit kardiovaskuler,” kata Manolopoulos. “Saat anda masuk ke masa menopause dan hormon anda berubah, anda kehilangan tampilan khas perempuan dan anda mendapatkan lemak perut dan pada saat yang sama risiko penyakit jantung dan diabetes menjadi setara dengan laki-laki pada usia yang sama.”(tempo interaktif)
Iklan
  1. joe
    15 Januari 2010 pukul 11:27 am

    mo nannya nih….kalo kekurangan lemak di pantat bisa ditambah nggak/pantatnya agak tipis/tepos maksudnya…

    Suka

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: