Beranda > Sex > Gen Pengaruhi Usia Hilangnya Keperawanan

Gen Pengaruhi Usia Hilangnya Keperawanan

Faktor genetik mempengaruhi kapan seseorang akan melakukan hubungan seks yang pertama kali

Faktor genetik mempengaruhi kapan seseorang akan melakukan hubungan seks yang pertama kali atau kehilangan keperawanan. Peneliti dari Universitas California menyimpulkan “dewasa secara seksual” merupakan ciri kepribadian yang diturunkan dari orangtua. Gen inilah yang mempengaruhi apakah seseorang kehilangan keperawanan di usia 14, 18, 19 atau 25 tahun.

Nancy Segal, kepala peneliti mengakui bahwa ilmu pengetahuan tidak dapat meramalkan kapan seseorang akan kehilangan keperawanan secara pasti. Pemeriksaan yang dilakukan jauh lebih rumit daripada menebak tinggi atau berat badan. Menurut peneliti, ada tiga faktor utama yang mempengaruhi usia seseorang melakukan hubungan seks pertama kali.

Pertama, promiskuitas atau seks di usia dini dipengaruhi oleh lingkungan.

Selanjutnya, setelah mempelajari 48 pasang gen dari 23 pasang saudara kembar yang dipisahkan sejak lahir, peneliti menemukan gen mempengaruhi sepertiga alasan orang kehilangan keperawanan pada usia tertentu. Secara genetik, gen DDR4 mempengaruhi keinginan seseorang merasakan pengalaman seksual mereka pertama kali.

Selain itu, norma kemasyarakatan berkaitan dengan budaya seks usia dini. Para ilmuwan mencatat, sebagian anak perempuan menggunakan seks sebagai bentuk pemberontakan karena merasa tidak bahagia dan tidak puas di rumah.(VivaNews.com)

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: