Beranda > Kesehatan > Menonton Sepakbola Berisiko Sakit Jantung

Menonton Sepakbola Berisiko Sakit Jantung

Penonton pertandingan sepakbola di Inggris. REUTERS

Swedia – Sebuah studi di Swedia mendapati bahwa industri sepakbola ternyata tidak memiliki peralatan yang tepat dan terencana untuk melindungi kehidupan fans yang berisiko terkena serangan jantung. Kajian terhadap 187 stadion di Eropa ditemukan lebih dari seperempatnya tidak memiliki defibrilator atau mesin pengejut jantung, dan banyak juga yang tidak memiliki rencana darurat, terkait penanganan darurat terhadap penonton sepakbola.

Profesor Mats Borjesson, tenaga medis resmi klub sepakbola di Swedia bernama GAIS, mengatakan, setiap stadion seharusnya memiliki akses defibrilator. “Apalagi melihat pertandingan sepakbola yang melibatkan emosi dan bisa meningkatkan kemungkinan risiko orang yang menderita serangan jantung. Sehingga kami berpikir ini harus menjadi persyaratan formal,” ujar anggota Asosiasi Pencegahan dan Rehabilitasi Kardiovaskular Eropa itu seperti dikutip BBC.

Para peneliti mengumpulkan data dari 10 negara, termasuk Inggris, Prancis, dan Spanyol. Mereka mencatat, 77 serangan jantung terjadi setiap musimnya–sebagian besar divisi utama. Artinya, peneliti mengatakan, ada kemungkinan satu banding 589 ribu penonton di stadion bisa terkena serangan jantung.

Dari hasil studi tersebut, para peneliti menyimpulkan bahwa harus ada aturan wajib untuk menutupi masalah ini. Untuk itu dalam beberapa tahun terakhir banyak pemerintah–termasuk pihak berwenang Inggris–melakukan sesuatu untuk meningkatkan ketersediaan peralatan darurat di ruang publik.

Defibrillator sendiri bekerja dengan memberikan kejutan listrik yang terkontrol melalui dinding dada ke jantung untuk mengembalikan detak jantung normal. “Akses dini pada mesin defibrilator meningkatkan kemungkinan bertahan hidup,” ujar Ellen Mason, dari British Heart Foundation.(TempoInteraktif.com)

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: