Beranda > Berita tekhnologi > Astronot Mengklaim Tak Pernah Ada Hubungan Seks di Ruang Angkasa

Astronot Mengklaim Tak Pernah Ada Hubungan Seks di Ruang Angkasa

Meski telah menjelajah ruang angkasa selama lebih dari 50 tahun, ternyata belum ada manusia yang melakukan hubungan seks saat menjelajah tersebut.

Rumor telah lama beredar tentang kemungkinan astronot berhubungan intim di orbit, bahkan mungkin sebagai bagian dari eksperimen seks di ruang angkasa yang dilakukan oleh pemerintah Rusia atau Amerika. Tapi, hal itu dibantah.

Seorang pejabat antariksa Rusia, misalnya, telah menyangkal tuduhan oleh sejawatnya, sebagaimana dilaporkan AFP, Jumat.

“Tidak ada bukti resmi atau tidak resmi bahwa ada kasus hubungan seksual atau melakukan percobaan seksual di ruang angkasa,” kata Valery Bogomolov, wakil direktur Institute of Biomedical Problems, Moskow, kepada kantor berita Interfax, sebagaimana dilaporkan AFP.

“Setidaknya, dalam sejarah eksplorasi ruang angkasa Rusia atau Soviet, ini pasti tidak terjadi,” tambahnya.

Bagaimana dengan astronot NASA?

Bogomolov juga membahas rumor itu terkait astronot NASA, meski tanpa otoritas. “Terkait eksplorasi ruang angkasa Amerika, well, saya tidak memiliki informasi untuk menyangkalnya,” kata Bogomolov kepada Interfax, menurut AFP. “Hanya ada rumor anekdot yang tidak layak dipercaya.”

NASA sendiri tampaknya tidak secara eksplisit melarang seks di orbit. Kode etik astronotnya menyatakan “hubungan berdasarkan kepercayaan” dan “standar profesional” harus dijaga setiap saat.

“Saya tidak mengetahui adanya kebijakan resmi NASA ini,” kata mantan astronot, Leroy Chiao, seorang veteran dari empat misi luar angkasa antara tahun 1994 dan 2005.

“Hal itu tidak dibahas ketika saya berada di sana, itu telah dimengerti,” tambahnya.

Chiao meragukan adanya pasangan yang melakukan hubungan seks di ruang angkasa. Pria yang menghabiskan lebih dari 229 hari di ruang angkasa ini menjelaskan beberapa alasannya dalam posting blog di situs teknologi Gizmodo pada tahun 2009.

“Pria tetap saja pria. Jika seorang pria melakukan hubungan seks di ruang angkasa, ia tidak akan mampu menahan diri untuk menceritakan tentang hal itu,” tulis Chiao. “Maaf mengecewakanmu, tapi begitulah. Kita semua pasti akan tahu tentang hal itu. Atau, saya harus mengatakan kita semua akan tahu tentang hal itu ketika hal itu terjadi.”

Meski demikian, seks di luar angkasa diperkirakan akan terjadi pada akhirnya, jika itu memang belum terjadi. Awak pesawat ruang angkasa dapat menahan diri selama beberapa minggu atau astronot ke stasiun ruang angkasa dapat menahan diri selama lima atau enam bulan. Tapi, misi berawak ke Mars akan berlangsung bertahun-tahun.

Dan seks kemungkinan akan menjadi bagian alamiah dari kehidupan di bulan atau Mars, terutama jika tujuannya adalah untuk suatu hari membentuk koloni mandiri.(Tempo interaktif)

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: