Beranda > Sejarah > Dasar Bendera Pusaka Pesan dari Jepang

Dasar Bendera Pusaka Pesan dari Jepang

Dasar Bendera Pusaka Pesan dari JepangPutri Presiden pertama RI Sukmawati Soekarno menyatakan, bahan dasar pembuatan Sang Saka Merah Putih yang dikibarkan pada saat Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dipesan melalui tentara Jepang.

“Di awal kemerdekaan Bapak (Soekarno) sudah pesan beberapa gulungan kain dasar warna merah dan putih kepada tentara Jepang, ketika bahan dasar itu didapat, barulah Ibu (Fatmawati) yang ditugaskan untuk menjahitnya,” terangnya dalam penutupan acara “Merajut Nusantara” di Kota Bengkulu, Sabtu (23/7/2011).

Ia mengisahkan, saat itu ibu Fatmawati dalam keadaan mengandung Guntur Soekarno Putra. Ibu Fatmawati sesekali terisak dalam tangis sambil menjahit bendera Merah Putih karena ia tidak percaya Indonesia akhirnya merdeka dan mempunyai bendera serta kedaulatan sendiri.

“Menjahit bendera pusaka, bendera pertama Indonesia adalah takdir dari ibu saya (Fatmawati) dan ia adalah putri dari Provinsi Bengkulu,” tambahnya.

Dilanjutkannya, di awal kemerdekaan, Presiden Soekarno memang telah menyiapkan bendera untuk Indonesia yang bahan dasarnya ia pesan pada tentara Jepang, tentu saja tanpa sepengetahuan penjajah jika bahan dasar kain berwarna merah dan putih itu digunakan untuk membuat sebuah bendera bagi bangsa yang sedang dijajah Jepang.

Ia juga mengatakan, pada saat bendera pusaka dikibarkan di istana yang menandakan Indonesia merdeka, Ibu Fatmawati berurai air mata karena ia menyadari sesuatu yang mustahil telah diraih oleh bangsa Indonesia, yakni kemerdekaan.

Di akhir kalimatnya, ia mengatakan, sejarah Bengkulu dekat dengan sejarah kemerdekaan Indonesia.

Event “Merajut Nusantara” merupakan pergelaran menjahit duplikat bendera pusaka Merah Putih dalam rangka napak tilas perjuangan Ibu Fatmawati, yang merupakan tokoh sejarah kunci kemerdekaan Indonesia.

Ibu Fatmawati merupakan putri asli Bengkulu yang menjadi istri Soekarno pada saat kemerdekaan Indonesia. Pada saat itu sejarah mencatat, Ibu Fatmawati yang menjahit bendera pusaka Merah Putih pertama ketika Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.(Kompas)

Baca juga:


:

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: